Showing posts with label Reporter. Show all posts
Showing posts with label Reporter. Show all posts

Friday, September 16, 2022

Training Leadership Imam dan Khatib Ke 5 Di Dewan Da'wah

Training Leadership Imam dan Khatib Ke 5 Di Dewan Da'wah


Jakarta - Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia menggelar Training leadership Imam dan Khatib se DKI Jakarta, yang berlangsung di Aula Masjid Al Furqan pada Ahad, (11/9/22). Dalam training kali turut menghadirkan Keynote Speaker Wakil Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia yaitu; Dr. Imam Zamroji, MA. 

Pada kesempatan tersebut Imam Zamroji menceritakan Peran Da'wah Imam dan Khatib dalam menjaga NKRI dengan landansan Firman Allah Dalam Al-Qur'an Surat Al-'Araf. 96. "Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."

Selain itu beliau juga mengisahkan para tokoh da'wah para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Termasuk Mosi Integral Mohammad Natsir, yang menjadi cikal bakal lahirnya NKRI. 

Acara ini diikuti oleh 49 peserta dari sekitar DKI Jakarata dan Jabodetabek, yang terdiri dari Utusan DKM Masjid dan atau Masjid Perusahaan/Perkantoran. Tarining dipandu oleh Andi Marwan, S. Sos.I selaku Tim Training Da'wah Leadership. 

"Ini merupakan training ke 5 kalinya Training Leadership Imam dan Khatib, karena terus adanya permintaan dari berbagai DKM Masjid di berbagai Daerah, hal ini disampaikan oleh Aswan Haidi, M.Pd.I Selaku Ketua Bidang Bina Masjid di Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia di sela-sela training berlangsung.

Adapun Leadership Khatib disampaikan oleh Ust. Muhammad Hanif, M.Pd.I selaku Ketua Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Dakwah, Founder Leadership Imam dan Khatib, dan juga Mentor Leadership Charisma Class.

Sementara terkait Leadership Imam disampaikan disampaikan oleh Aswan Haidi, M.Pd.I sebagai Trainer Dakwah Leadership sekaligus menjabat sebagai Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Dakwah Pusat.

Training Leadership yang dikemas secara profesional dan elegant memberikan materi yang sangat banyak manfaatnya dan tidak didapatkan pada pelatihan pada umumnya, yaitu Tehnik Full Body Communication, Tehnik Khutbah yang Memukau, dan Formula Retorika Khatib yang Meyakinkan dan Berkesan.

Adapun yang berkaitan dengan keimaman, peserta diberikan materi, Tehnik Menjadi Imam yang Berkesan, Tehnik Meluruskan Shaff, Mengatur Nafas dan Suara, serta Irama yang Indah dan Serasi.

Tujuan training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas dan atau menjadi Imam dan Khatib/Dai yang profesional, handal dan memukau. Sehingga berbekas di benak para jamaah.

Setelah peserta dibekali ilmu tersebut, maka pada sesi terakhir diadakan Kompetisi-Audisi Imam dan Khatib antar kelompok peserta yang langsung dijuri (dinilai), diberikan feedback oleh para trainer.

Sepuluh Peserta terbaik dalam audisi tersebut diberi hadiah istimewa.

Training yang dikemas dengan menarik ini mendapatkan antusias yang tinggi dan tanggapan positif dari para peserta. Mereka berharap bisa mengadakan training semacam ini di daerahnya masing-masing. [] 

Monday, February 14, 2022

Training Leadership Imam & Khatib Bersama Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Da'wah

Training Leadership Imam & Khatib Bersama Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Da'wah




Korp Muballigh Pusdiklat Dewan Da'wah kembali menggelar Training Leadership Imam & Khatib Batch 4 yang berlangsung di Gedung Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah (STID) Mohammad Natsir Bekasi, pada Ahad, (13/2/22). Training bekerjasama dengan Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah, DKM Al Bahr, Da'wah Leadership, dan Visual Bisnis Studios.



Training ini menghadirkan Wakil Ketua MUI Pusat, KH. Dr. Jeje Zaenudin, MA., sebagai Keynote Speaker  sekaligus menjadi Dewan Juri pada sesi Audisi Peserta. Beliau sangat berterima kasih karena mengadakan acara yang sangat bermanfaat bagi para Imam dan Khatib/Da'i, karena kalau da'inya biasa-biasa saja maka akan mendapatkan jama'ah yang biasa-biasa juga. Demikian sebaliknya. 

Sementara terkait Leadership Imam disampaikan disampaikan oleh Ust. Aswan Haidi, M.Pd.I sebagai Trainers Da'wah Leadership sekaligus menjabat sebagai Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah Pusat.



Adapun Leadership Khatib disampaikan oleh Ust. Muhammad Hanif, M.Pd.I selaku Ketua Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Da'wah, Founder Da'wah Leadership, dan juga Mentor Leadership Charisma Class.

Tujuan training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas dan atau menjadi Imam dan Khatib/Da'i yang profesional, handal dan memukau. Sehingga berbekas di benak para jamaah. 



Acara ini diikuti oleh 50 peserta dari sekitar Jabodetabek dan Lampung, terdiri dari Utusan DKM Masjid dan atau Masjid Perusahaan/Perkantoran. Tarining dipandu oleh Andi Marwan, S. Sos.I selaku sekretaris DKM Al Bahr pusdiklat Dewan Da'wah.

Training Leadership yang dikemas secara profesional dan elegant memberikan materi yang sangat banyak manfaatnya dan tidak didapatkan pada pelatihan pada umumnya, yaitu Tehnik Full Body Communication, Tehnik Khutbah yang Memukau, dan Formula Retorika Khatib yang Meyakinkan dan Berkesan. Adapun yang berkaitan dengan keimaman, peserta diberikan materi, Tehnik Menjadi Imam yang Berkesan, Tehnik Meluruskan Shaff, Mengatur Nafas dan Suara, serta Irama yang Indah dan Serasi. 



Setelah peserta dibekali ilmu tersebut, maka pada sesi terakhir diadakan Kompetisi-Audisi Imam dan Khatib antar kelompok peserta yang langsung dijuri (dinilai), diberikan feedback oleh Dewan Juri yang terdiri dari Wakil Ketua MUI Pusat (Ust. KH. Dr. Jeje Zainuddin, MA), Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah Pusat (Ust. Aswan Haidi, M.Pd.I), dan Ketua Korp Muballigh Pusdiklat Dewan Da'wah (Ust. Muhammad Hanif, M.Pd.I). Lima Peserta terbaik dalam audisi tersebut diberi hadiah istimewa. 

Training yang dikemas dengan menarik ini mendapatkan antusias yang tinggi dan tanggapan positif dari para peserta. Mereka berharap bisa mengadakan training semacam ini di daerahnya masing-masing.

Friday, December 4, 2020

Selamat Jalan Pak Nurbowo - Jurnalis Dakwah

Selamat Jalan Pak Nurbowo - Jurnalis Dakwah

 


Pagi-pagi berita duka menyelimuti seluruh grup keluarga besar Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Ya, kabar duka cita atas meninggalnya Pak Ir. Nurbowo. Beliau adalah aktif di Laznas Dewan Dakwah dan sering menulis artikel dan berita seputar dakwah pedalaman. Sering menulis feature tentang kisah para da'i dan aktivis dewan dakwah.


Saat saya mendiri tebarsuara.com beliau adalah termasuk penulis yang aktif mengirim berita dan artikel ke email saya. Beberapa hari sebelum aksi 212 beliau termasuk salah satu yang menggagas lahir Forjim (Forum Jurnalis Muslim). Saya termasuk yang diundang dalam pembentukan Forjim tersebut di Gedung Menara Dakwah Jakarta.


Akhir tahun 2016 saya kembali ke kampus untuk menyelesaikan tugas akhir semester (skripsi) di STID Mohammad Natsir. Tiga hari di Kampus saya di minta untuk bergabung dengan Majalah Sahabat oleh Ust. Dwi Budiman membantu Ust. Imam Saridho (Pimpinan Majalah Sahabat).


Saya menulis proposal penelitian skripsi tentang Majalah Sahabat dan tentunya di tolak. Kemudian saya ambil Majalah Man Tazakka Laznas Dewan Dakwah yang saat itu pemimpin redaksi nya adalah pak Nurbowo.


Saya ketemu dengan pak Nurbowo untuk diskusi penelitian saya. Namun, saya hanya 2 kali bertemu dengan beliau, tapi kita tetap komunikasi via email. Karena saat itu beliau sangat sibuk ke daerah dengan Laznas Dewan Dakwah dan berita-berita yang beliau dapatkan di daerah selalu dikirimkan ke redaksi Tebar Suara (sebelum saya bubarkan).


Karena sulit ketemu dengan para petinggi di Majalah Man Tazakka dan keterbatasan data saya tidak jadi mengambil penelitian disana. Akhirnya saya ganti judul skripsi lagi. Ini yang kelima kalinya saya ganti.


Terakhir saya ketemu beliau setelah Tebar Suara saya tutup, saat itu beliau mengajak saya untuk menulis feature da'i pedalaman lewat laporan tahunan para da'i. Tantangan yang luar biasa sebenarnya hasil laporan dijadikan sebuah cerita. Tapi karena kemampuan menulis dan mengemas cerita saya belum mampuni, tentu saja tidak jadi.


Tapi setelah itu kita tidak pernah ketemu lagi, apalagi saya sudah jarang ke Dewan Da'wah. Terakhir saya ke Dewan Da'wah saat mengantar undangan pernikahan saya, tapi sayangnya saya ketemu dengan beliau. Padahal saya mau berdiskusi banyak dengan beliau, apalagi sekarang beliau sebagai ketua Ifokom di Dewan Dakwah. Tentu sangat banyak cerita dan berita dari beliau.


Sekarang beliau telah berpulang kepada yang maha kuasa. Semoga semua amal ibadah beliau diterima oleh Allah dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan kesabaran serta ketabahan.


Bekasi, 2 Desember 2020


Amriadi Al Masjidiy

(Pemred Majalah Sahabat)

Sunday, September 25, 2016

Jonru Ajak Pendukung Yusril Besarkan PBB

Jonru Ajak Pendukung Yusril Besarkan PBB

Image result for yusril ihza mahendra
Yusril Ihza Mahendra
ACB Post | Tersingkirnya Yusril Ihza Mahendra dalam bursa Pilgug DKI Jakarta mendatangkan banyak komentar. Para pendukung Yusril dari akar rumput tentunya sangat kecewa dengan hal itu. Maka dari beragam komentar dan hujatan pun terjadi, salah satu komentar dari artis sosial media yaitu Jonru. Berikut komentarnya yang di tulis di halaman fanspagenya.

Saya sangat paham kekecewaan Anda. Sebab saya pun awalnya mendukung beliau duet dengan Sandiaga Uno.

Namun saya kini realistis, mendukung Anies-Uno. Alasannya sudah saya sebutkan pada beberapa status sebelumnya. Silahkan dibaca.

Mungkin banyak yang bertanya: Kenapa Gerindra dan PKS tidak mendukung Yusril?

Jawabannya panjang dan ada begitu banyak alasan. Singkat cerita:
Yusril punya basis massa yang kuat, namun sayangnya basis partai beliau sangat rendah. Memang sih, bicara soal basis partai, Anies Baswedan lebih "parah" karena beliau bukan orang partai. Namun perlu dipahami pendekatan Yusril ke parpol kurang bagus.

Basis massa memang sangat penting. Namun perlu dicatat bahwa dukungan parpol juga sangat penting. Coba belajar dari Koh Hok yang akhirnya merapat ke 4 parpol, padahal dulunya sesumber ingin jalur independen. Kenapa? Karena dia sadar bahwa dukungan parpol sangat penting.

Ada teman yang bilang begini:
Jika Anda pendukung Yusril dan kecewa karena jagoan Anda tidak didukung oleh parpol, maka JANGAN SALAHKAN PARPOL. Silahkan gabung dengan partainya Yusril, yakni PBB. Besarkan partai tersebut, agar suara PBB cukup untuk mengusung beliau jadi gubernur bahkan presiden sekalipun di masa mendatang.

DAN YANG PALING URGEN UNTUK DIKETAHUI:
Ada pihak-pihak yang berusaha memprokasi pendukung Yusril untuk golput. HARAP HATI-HATI. Karena ini adalah provokasi yang sangat menjebak.

Sebab dengan menjadi golput, itu sama saja artinya Anda mendukung kemenangan Petahana.
Ade begitu banyak provokator saat ini yang ingin mengadu-domba. Termasuk provoator yang ingin mengadu-domba pendukung Anies vs Agus.

Waspadalah! Jangan terkecoh! Yang harus kita lawan adalah Si Petahana. Jangan salah fokus. Jangan menyerang orang yang salah.(AmriadiTebarsuara.com)
Tolak Jadi Jurkam Ahok-Djarot, Risma akan Jadi Jurkam Irwandi-Nova di Aceh

Tolak Jadi Jurkam Ahok-Djarot, Risma akan Jadi Jurkam Irwandi-Nova di Aceh

Image result for tri rismaharini
Tri Rismaharini

ACB Post | Walikota Surabaya Tri Rismaharini, oleh DPP PDIP telah ditetapkan sebagai salah satu juru kampanye nasional.  Namun secara spesifik Risma  menyatakan enggan untuk menjadi juru kampanye bagi pasangan Ahok-Djarot di DKI Jakarta.

Seperti dilansir Detik, Risma masuk dalam daftar jurkamnas DPP PDIP atas permintaan dia sendiri. “Dulu aku yang minta, tapi di tempat tertentu,” katanya pada wartawan di Balai Kota Surabaya, Jumat 23 September 2016.

Ia mengaku tidak akan menjadi jurkam pasangan calon PDIP Ahok-Djarot di Pilkada DKI. “DKI enggak, cuma Papua sama Aceh,” ujarnya dengan nada lirih, sebagaimana dilansir Klik Kabar.

“Karena di sana, Papua dan Aceh itu, namaku terkenal,” kata Risma kepada wartawan di Surabaya, Jumat (23/09/2016).

Menurut Informasi Suara Islam Online, Risma membenarkan  pihaknya akan ditetapkan sebagai juru kampanye nasional, memang terang-terangan meminta agar tidak ditetapkan sebagai juru kampanye nasional bagi pemilihan gubernur DKI Jakarta. Secara spesifik ia meminta kepada DPP PDIP,  agar dirinya diperkenankan memilih lokasi kampanye, dan ditetapkan daerah kampanye sesuai dengan yang diminta, yaitu  di dua daerah provinsi; Nangroe Aceh Darussalam dan Papua.

Kendati demikian, karena saat ini jadwal pekerjaannya sangat pada, Risma juga menyatakan dalam bulan September ini bahkan mungkin dalam bulan berikutnya,  belum dapat ikut  berkampanye. Dia memilih fokus dalam menjalankan tugas sebagai walikota Surabaya.

"Memang dalam bulan ini aku nggak mau. Jadwalku sudah penuh. Makanya aku mau fokus kerja dulu,” katanya diikuti tertawa ramah.

Menurut Media Online Aceh "Klik Kabar" menulis  "PDIP telah secara resmi mengusung Irwandi Yusuf sebagai Calon Gubernur Aceh di Pilkada serentak 2017." (Amriadi/Tebarsuara.com)