Tuesday, July 9, 2019

Questioning Polygamy in Aceh

Questioning Polygamy in Aceh


As a casual conversation between me and the head of the Atjeh Seurantau Youth yesterday, it seems that we agree with polygamy. Long before there was a legal polygamy discourse in Aceh, I had talked about the positive values ​​of polygamy and had to be applied in various places. I wrote this first in 2015, for more information, please read here.

Back about the issue of polygamy in Aceh which met the pros and cons between women and men. Laws that are legally enforced by polygamy and marriage laws also allow marrying more than one wife. This is contained in Law No. 1 of 1974 in Chapter 1 Article 3 which reads "Courts, can give permission to a husband to have more than one wife if desired by the parties concerned." Check here in full.
So the law in Indonesia gives space for men to have more than one wife. But why did the DPRA blow the Polygamy discourse on the grounds that it wanted to protect women? Polygamy is indeed a real justice for women if they want to be heartened. This question is as complete as we discussed in the article of 2015, please read again.
Is the legality of polygamy very important compared to every time a power failure occurs in Aceh, all things are expensive and various other problems. Such as inadequate education, the number of poor people and unemployed. Why is it very crucial and certainly the responsibility of the Aceh government for the people.
In terms of religious and sharia law, polygamy is legitimate. A law that is valid in religion no longer needs to be made in human law and law. Enough to run and provide space for enforcing the Shari'a. Similar to the prohibition of eating pork which does not need to be praised or qanun, Muslims must know that pork is illegal. So this is not an achievement for the DPRA if this is legitimate to become a law.
Will be outstanding and I will admit it if the DPRA realizes Helsinki's MUO points such as the Aceh flag and others. It is also possible if the DPRA drafted a law for unmarried facilities and is not charged with an excessive dowry.
We all know that many singles who are not married, one of the factors is the high cost of marriage in Aceh. If the DPRA wants to arrange a marriage issue, then the DPRA does not need to marry. Don't just be selfish who already has many wives like some elites in Aceh.
a4.jpg
Provide opportunities for Acehnese children to work more important than polygamy. This does not mean that I am against anti-polygamy. I have discussed various perspectives on polygamy. I also agree with the legality of Polygamy, but that is not very important for Aceh at this time.
As Acehnese children who are still single, obviously, they must protest against this policy. Because people who are able to get married quickly 2-4 wives, for those who can not afford it will continue to decrease their quota even if only an idol of his heart.
So, the good DPRA should help the law to ease the singles to get married, and that will reward you. Because it helps hundreds of singles in Aceh.
About the video yesterday, the Ketum Pemuda Atjeh Seurantau was married. So it's natural that he agrees with polygamy and will be an example for other regions. Unmarried people agree, too, but don't spend our rations. Please, may the DPRA consider?[]
Menyoalkan Wacana Poligami di Aceh

Menyoalkan Wacana Poligami di Aceh



Sebagaimana obrolan santai antara saya dengan ketua Pemuda Atjeh Seurantau kemarin, terlihat memang kami setuju dengan poligami. Jauh sebelum ada wacana poligami legal di Aceh, saya sudah bicarakan nilai postif poligami dan harus diterapkan di berbagai tempat. Hal ini saya tulis dulu pada tahun 2015 yang lalu, untuk selengkapnya silahkan dibaca disini.
Kembali soal wacana poligami di Aceh yang menemui pro-kontra antara wanita dan pria. Hukum secara syariat sah poligami dan undang-undang perkawinan juga membolehkan menikahi lebih dari seorang Istri. Hal ini terdapat dalam undang-undang no 1 tahun 1974 pada BAB 1 pasal 3 yang berbunyi "Pengadilan, dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dari seorang apabila dikehendaki oleh fihak-fihak yang bersangkutan." Cek disini lengkapnya.
Jadi undang-undang di Indonesia memberikan ruang kepada pria untuk memiliki lebih dari satu istri. Namun kenapa DPRA menghembus wacana Poligami dengan alasan mau melindungi perempuan? Poligami memang sebuah keadilan yang nyata untuk wanita jika ia mau berbesar hati. Soal ini sudah selengkap kita bahas pada tulisan tahun 2015 yang lalu, silahkan baca kembali.
Apakah legalitas poligami sangat penting dibandingkan daripada setiap saat listrik mati di Aceh, barang-barang serba mahal dan berbagai permasalahan lainnya. Seperti pendidikan tidak memadai, banyaknya orang miskin dan pengangguran. Kenapa hal yang sangat krusial dan tentu tanggung jawab pemerintah Aceh terhadap rakyat.
Dari segi hukum agama dan syariat, poligami sesuatu yang sah. Suatu yang sudah sah dalam agama tidak perlu lagi di buat qanun dan undang-undang manusia. Cukup menjalankan dan memberikan ruang untuk penegakkan syariat tersebut. Sama halnya dengan hukum haram makan Babi yang tidak perlu udang-undang atau qanun, orang Islam pasti tau bahwa babi itu haram. Maka hal ini bukanlah prestasi bagi DPRA kalau pun ini sah menjadi undang-undang.
1.png
Akan berprestasi dan saya akan mengakuinya jika DPRA mewujudkan butir-butir MUO Helsingki seperti bendera Aceh dan yang lainnya. Boleh juga bila DPRA merancang undang-undang untuk yang belum menikah diberikan fasilitas dan tidak dibebankan dengan mahar yang terlalu tinggi.
Kita semua tau kalau banyak jomblo yang belum menikah salah satu faktornya adalah masalah biaya nikah yang tinggi di Aceh. Kalau DPRA mau mengatur soal pernikahan, maka yang belum nikah ini perlu perhatian DPRA. Jangan cuma mementingkan diri sendiri yang sudah memiliki banyak istri seperti beberapa elit di Aceh.
Berikan kesempatan kepada anak-anak Aceh lapangan pekerjaan yang lebih penting dibanding Poligami. Hal ini bukan berarti saya anti terhadap syariat poligami. Saya sudah membahas berbagai sudut pandang poligami. Saya juga setuju dengan legalitas Poligami, tapi itu tidak terlalu penting untuk Aceh saat ini.
Berikut adalah obrolan santai soal wacana poligami di Aceh, dimana disini kita setuju dengan Poligami.

Sunday, July 7, 2019

Saturday, July 6, 2019

Tidak Elok Sepak Bola Putri di Serambi Mekkah

Tidak Elok Sepak Bola Putri di Serambi Mekkah


Baru-baru ini @amriadits membuat sebuah video komentar terhadap turnamen sepak bola putri di Aceh. Turnamen tersebut digagas oleh Menpora ini memang mendapatkan reaksi dari berbagai lapisan Masyarakat.
Misalnya dalam channel Youtube Amriadi Al Masjidiy, ia menilai sepak bola putri tidak elok ada di negeri bersyariat. Ia juga meminta Menpora untuk meninjau kembali setiap turnamen yang diadakan, jangan sampai membuat resah di masyarakat.
Menurutnya sepak bola putri akan menjadi sesuatu yang aneh dan menjadi sumber perhajian yang berujung pada fitnah terhadap wanita. Selain itu juga tidak sesuai dengan kebudayaan dan adat-istiadat yang ada di Aceh yang notabene sebagai negeri Serambi Mekkah.
Diakhir video ia juga meminta Menpora untuk membatalkan turnamen tersebut. Ia juga sempat mengusulkan untuk Menpora agar menggelar turnamen yang cocok dengan Putri seperti Tata Boga. Selain itu ia juga mengusul olahraga memanah bisa menjadi alternatif dalam turnamen putri.
Sebelumnya seperti yang di langsir oleh acehfootball.net bahwa untuk pertama kalinya, sepakbola putri dipentaskan secara resmi di Aceh. Empat klub sepakbola putri sudah ambil bagian dalam Liga Sepakbola Berjenjang Piala Menpora U-17 Putri Tingkat Provinsi Aceh.
Koordinator Provinsi Aceh Liga Menpora U-17 Putri 2019, Ishak Rizal kepada ACEHFOOTBALL mengatakan, “kami sangat kagum atas suksesnya kegiatan ini, karena sebelumnya kami tidak menduga terhadap kemampuan anak-anak putri (Aceh) dalam mengolah si kulit bundar di lapangan hijau. Ternyata penampilan dan permainan mereka tak kalah jauh dengan pemain pria pada umumnya. Ini membuktikan bahwa, para wanita Aceh khususnya para usia pelajar banyak yang menyenangi olahraga sepak bola.”
Bola-Wanita.jpg
Namun ternyata kegiatan tersebut mendapatkan penolakan dari kalangan masyarakat. Forum Komunikasi Ormas dan OKP Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe mengecam terkait adanya Liga Sepakbola Perempuan U-17 yang digelar Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Aceh beberapa waktu lalu di Stadion eks PT Arun Batuphat Lhokseumawe.
Koordinator Forum Komunikasi Ormas dan OKP Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Tgk Sulaiman Lhokweng, saat menggelar konferensi pers di depan Masjid Agung Islamic Center, Kamis (4/7), menyebutkan, pihaknya mengecam terkait adanya liga sepakbola perempuan di Lhokseumawe.
Sehingga dikeluarkan sejumlah pernyataan sikap, diantaranya menolak segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat Aceh.
H. Sudirman alias Haji Uma, Anggota DPD RI asal Aceh ikut mengecam perhelatan even Sepak Bola U-17 Putri tingkat nasional Piala Kemenpora yang dilaksanakan di Stadion Perta Arun Gas, Lhokseumawe, Aceh, pada Juli hingga September 2019.
Hal tersebut disampaikan Haji Uma pada Kamis (4/7/2019) malam, setelah mengetahui even tersebut dari pemberitaan salah satu media lokal di Aceh.
Karena itu, Haji Uma berharap agar Kemenpora dan pihak pelaksana untuk menghentikan even tersebut atas pertimbangan yang disebutkannya diatas. Menurutnya, saat ini saja sudah mulai muncul reaksi penolakan dari unsur masyarakat di Aceh. Jika dilanjutkan maka akan melahirkan gejolak di masyarakat Aceh.
Selain itu Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh juga ikut angkat bicara menanggapi kompetisi sepak bola wanita yang telah berlangsung di Kota Lhokseumawe (30/6) lalu. Wakil Ketua MPU, Teungku H. Faisal Ali, menyebut haram hukumnya cabang olahraga sepak bola dimainkan oleh perempuan khususnya di Aceh.
“Secara umum untuk suasana di daerah (Aceh) perempuan bermain bola itu haram hukumnya,” kata Lem Faisal. Hukum haram itu tidak hanya terhadap wanita saja tapi juga berlaku bagi lelaki yang bermain tanpa menutup aurat. Apalagi dimainkan oleh wanita dengan menampilkan tubuhnya dan ditonton oleh semua orang.
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Rahmad Raden menanggapi hal sama. Katanya, tidak ada aturan sepakbola wanita di Aceh.
“Kita kan daerah syariat Islam, tidak perlu memaksakan semua cabang olahraga harus ada di Aceh," katanya. Terkait dengan surat edaran akan aturan itu, kata Rahmad, sejauh ini pemerintah belum mengeluarkan imbauan.
“Ada kearifan lokal di Aceh, sejauh ini belum ada surat edaran,” ungkap Rahmad. []
Sumber:
  1. Aceh Foot Ball
  2. Serambi Indonesia
  3. Aceh Satu
  4. Kumparan
  5. Amriadi Al Masjidiy

Tuesday, July 2, 2019

First on Youtube, this is a reason

First on Youtube, this is a reason


Unaware that I haven't written for 4 days on this Blockchain. This time I again wrote my question to Youtube. As I have discussed before in some posts, this time I will again discuss me joining Youtube. Why do I join Youtube, even though YouTube is very tight competition? Of course, I know that at this time on Youtube we work on creating content for 1 month, not necessarily there is income in the second and third months and so on. No one has dared to invest with a 99% failure presentation.
My motivation to join Youtube is like everyone else, hoping there are diamond seeds there. At least within a few months later there are Subscribe results as we expected, namely 1000 Subscribe. Like the other young people who are struggling in the digital world. They have different goals but the core of that goal is like the "Aceh Crypto Airdrops" Community Motto, namely, Dream To Be Rich Without Spending Million Money.
That is vision and mission in the digital world, you can say I write and create content for popularity and others. But there are most digital singles who are looking for a living to justify their idol. We may advise them with our model, that it is bad in the digital world in the eyes of the world. But the search for capital is rarely available in this country.
Recently, we have grieved over a large termination of employment (PHK) in several companies in Indonesia. The reason is because of bankruptcy, not to mention you are more comfortable enjoying hot chairs at work, suddenly you are laid off. The digital world provides the widest possible dream, with a shadow of the future. Some really get what they expect, but some fall in this vast sea of ​​dreams.
Back again about me joining YouTube at this time. Because I have learned a number of things and techniques on Youtube, although it is still chaotic in video editing. Like the others, I'm more vlog and fussy that doesn't benefit you, for others. In the near future, I will make a video about "Judging Makamah" and several other things, such as digital Crypto and Blockchain, we will also discuss there.
Yesterday I made my introductory video on Youtube, it didn't take just one minute. I hope the second video and then can air for at least 10 minutes and a maximum of 30 minutes. Why long, depending on the discussion and depending on I have material for it. If I talk a lot, it's natural to be long.
In my video entitled "My Introduction - Closer Edition," I introduced myself as a user and was active on several social media blockchains. I also introduced my work and other activities such as Freelance Design, writers and also Photography.

In my statement I wrote "My first video on this Channel was a form of introduction. For my friends, please support. The next video we made will be more useful for the public. Thank you for visiting." For more information, please see the video below.
For blockchain friends, you have a Youtube channel, don't forget to subscribe to my channel and comment below, so I can also subscribe to your channel. Next, I would like to thank the 3 Channels that have subscribed to my channel.
Hopefully, in the future, there will be many of my Subscribe channels so that I will be more enthusiastic about making the next videos. Finally, I say goodnight and congratulations to you all. []
Ulang Tahunnya ke 17 Tahun

Ulang Tahunnya ke 17 Tahun


Namanya Wina Damayani, sekarang umurnya sudah genap 17 tahun. Saat ini ia akan masuk SMA untuk melanjutkan pendidikannya. Walaupun terlahir dari keluarga kurang mampu tapi ia terlihat tegar dan tidak patah semangat dalam belajar. Memang hampir semua anak-anak yang tinggal disana demikian faktanya.
Saya kenal mereka sejak tahun 2015 yang lalu, waktu itu mereka masih kecil-kecil. Mereka masih berani bercanda tawa dengan saya. Saat itu saya menjadi karyawan di Sahabat Dhuafa, sebuah lembaga sosial di yang ada di depan rumah Wina.
IMG_3722.JPG
Sejak saat itulah kami menjadi sangat erat dengan mereka dan bahkan layaknya keluarga. Sampai saat ini mereka masih dekat dengan saya dan saya sering berkunjung kesana. Walaupun sebentar, sambil menunggu cetakan atau pun singgah sebentar dari pulang dinas luar, kalau kata anak-anak karywan. Tapi saya bukan lah karyawan yang memiliki banyak gaji, saya bagaikan penggangguran yang tidak ada akar tempat bersandar.
IMG_3705.JPG
Kembali lagi soal ulang tahun Wina yang 17 tahun kemarin. Saya tidak dikabarin sebelumnya, saya datang kesana juga Cuma mampir saat pulang dari Jakarta. Sesampai disana baru dicerita kalau Wina hari ini ulang tahun.

Ya saya tidak bisa buat apa-apa lagi, mu pulang tidak enak. Mau beli oleh-oleh juga uang pas-pasan. Karena baru pulang, yang ada adalah kamera dan tripod. Maklum saya suka hunting dan mengabadikan alam bebas.
Saat itu saya mendokumentasikan semua acara wina, memotret acara yang sederhana itu. Tapi kelihatan wow di mata teman-temannya. Karena hadirnya saya layaknya photography professional. Padahal amatiran.
IMG_3728.JPG
Dalam memeriahkan ulang tahunnya, teman-temannya juga ikut menyumbangkan lagu-lagu untuk dirinya, yang saat itu bagian penyedia microphone adalah om Buce. Om Buce juga ikut menyanyikan beberapa lagu, untuk dirinya. Saya membuat video ucapan selamat ulang tahun di HP nya.
Hal yang paling menarik saat itu, ada pada Keyla. Keyla adalah anak kecil yang masih berumur 3 tahun lebih itu ikut Perform juga di ulang tahun Wina. Dia menyanyikan lagu ulang tahun khusus untuk Wina. Dengan suara yang lucu Keyla mampu mencuri perhartian para hadirin saat ikut ketawa.
IMG_3755.JPG
Dari itu tadi malam saya bisa mengedit 2 Video lagu yang di nyanyikan oleh Pepi untuk di apload ke Youtube. Nanti akan saya post semua di Youtube video-video yang perform di Ulang Tahunnya ke 17 tahun tersebut. Di program “Spesial Ultah Wina” di youtube saya.
IMG_3741.JPG
Kedepannya akan banyak program di Channel Youtube saya, seperti isu terkini, teknologi, dan hal-hal yang lainnya. Ngobrol bareng inspirasi juga akan tayang dalam program “Indonesian Talk”. Program Traveling di dukung penuh oleh Hoka Travel. Sedangkan untuk Inspirasi Da’wah akan di dukung oleh KPZ Laznas Dewan Da’wah.
Semua sudah dan akan kita bicarakan mengenai program-program tayang di Youtube saya dan proses pengambilan video. Walaupun video diambil dengan kamera HP tapi yang terpenting adalah kontennya yang mau kita sampaikan. Semoga Channel Youtube saya bisa berjalan dengan sukses sesuai keinginan para jomblo lainnya. Terima kasih tak terhingga kepada para sucbcribe dan yang turut mendukung program youtube saya.
Sampai jumpa di edisi selanjutnya, tetap bersama @amriadits [author | art].

Monday, July 1, 2019

Perdana di Youtube, Inilah Sebuah Alasan

Perdana di Youtube, Inilah Sebuah Alasan


Tidak sadar ternyata saya sudah 4 hari tidak menulis di Blockchain ini. Kali ini saya kembali menulis lagi soal saya ke Youtube. Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya di beberapa postingan, saya kali ini akan kembali membahas tentang saya join Youtube. Kenapa saya join Youtube, padahal youtube itu sangat ketat persainganny? Tentu saya mengetahui itu, saat ini di Youtube kita kerja membuat konten 1 bulan belum tentu ada penghasilan di bulan kedua dan ketiga dan seterusnya. Belum ada juga orang yang berani investasi dengan presentasi kegagalan 99%.
Motivasi saya join Youtube sama seperti yang lain, berharap ada benih-benih berlian disana. Paling tidak dalam waktu beberapa bulan kemudian ada hasil Subscribe seperti yang kita harapkan, yaitu 1000 Subscribe. Seperti para pemuda lainnya yang bergelut di dunia digital. Mereka memiliki tujuan berbeda namun inti dari tujuan itu seperti Motto Komunitas "Aceh Crypto Airdrops" yaitu, Mimpi Untuk Kaya Tanpa Habis Uang Berjuta.
Itulah visi-misi dalam dunia digital, anda boleh mengatakan saya menulis dan membuat konten untuk populeritas dan yang lainnya. Tapi ada sebagian besar Jomblo digital itu sedang mencari nafkah untuk menghalalkan pujaan hatinya. Kita boleh menasehati mereka dengan model kita, bahwa hal itu buruk di dunia digital di mata dunia. Tapi pencarian modal untuk itu jarang ada peluang di negeri ini.
Baru-baru ini kita ikut berduka cita atas Pemutus Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di beberapa perusahaan yang ada di Indonesia. Alasannya karena bangkrut, belum lagi anda lagi enaknya menikmati kursi panas di tempat kerja, tiba-tiba saja anda di PHK. Dunia digital memberikan mimpi seluas-luasnya, dengan bayangan masa depan. Sebagian benar-benar mendapatkan apa yang di harapkan, namun sebagian lagi terjatuh dalam lautan mimpi yang luas ini.
Kembali lagi soal saya bergabung dengan youtube saat ini. Karena saya sudah mempelajari beberapa hal dan tehnik di Youtube, walaupun masih kacau dalam editing video. Seperti yang lainnya, saya lebih banyak vlog dan rewel yang tidak manfaat bagi anda, bagi sebagian lainnya. Dalam waktu dekat saya akan membuat video soal "Mengadili Makamah" dan beberapa hal lainnya, seperti digital Crypto dan Blockchain juga ikut kita bahas disana.
Kemarin saya sudah membuat video pengantar saya di Youtube, tidak panjang hanya 1 menit saja. semoga video kedua dan selanjutnya dapat tayang minimal 10 menit dan maksimal 30 menit. Kenapa panjang-panjang, tergantung pembahasannya dan tergantung saya memiliki materi untuk itu. Kalau saya banyak bicara ya wajar saja panjang.
Dalam video saya yang berjudul "My Introduction - Edisi Lebih Dekat" saya memperkenalkan diri sebagai pengguna dan aktif di beberapa media sosial blockchain. Saya juga memperkenalkan pekerjaan saya dan juga aktivitas lainnya seperti Design Freelance, penulis dan juga Photography.
Dalam keterangan saya menulis "Video pertama saya di Channel ini sebagai bentuk perkenalan. Bagi kawan-kawan mohon dukungannya. Video selanjutnya baru kita bikin yang lebih bermanfaat untuk khalayak. Terima kasih atas kunjungannya." Untuk lebih lanjut silahkan melihat video di bawah ini.
Bagi teman-teman blockchain ini memiliki channel Youtube, jangan lupa untuk Subscribe Channel saya dan komentar di bawahnya, biar saya ikut juga Subscribe channel anda. Selanjutnya saya mengucapkan terima kasih kepada 3 Channel yang telah Subscribe channel saya.
Semoga kedepannya akan banyak Subscribe channel saya agar saya tambah semangat membuat video-video berikutnya. Akhirnya saya mengucapkan selamat malam dan selamat sukses untuk anda semua.[]

Monday, June 24, 2019

Magazine Sahabat To the Remote of the Country

Magazine Sahabat To the Remote of the Country


In the month of Ramadan 1440H Anak Sahabat Magazine also supports the Student Da'wah Kafilah Program at the College of Da'wah (STID) Mohammad Natsir Jakarta. As a form of efforts to improve literacy throughout the country. Therefore Sahabat Magazine distributes hundreds of magazines to be sent to the interior by students participating in the caravan program.
This caravan program is the flagship program at STID, Mohammad Natsir, who helped send students to various regions in depth. One of the points of the Kafilah da'wah program this year is in Banten and Sukabumi. At SD Cikapek, the Sahabat Anak Magazine was distributed. They accept Friend Magazine with pleasure and curiosity to read. Besides that, Sahabat Magazine was also distributed in several Reading Parks created by the Da'wah Caravan team.

Previously Sahabat Magazine also sent Sahabat Magazine to various corners of the archipelago through cooperation with Laznas Dewan Da'wah. In collaboration with Laznas, the Sahabat Magazine of more than 500 Magazines was also circulated, both in madrasas and in temporary schools in the place where the disaster struck.
Anak Sahabat Magazine will continue to collaborate with various parties, both in the form of distribution and in the form of charity. Therefore, Sahabat Magazine also opens opportunities in distribution and advertorial with various social institutions.

This is because the Sahabat Magazine has a vision as a media for Islamic children who go National. Currently, Sahabat Magazine already exists in 10 cities/provinces in Indonesia. Majalah Sahabat also opens agencies throughout Indonesia. For now, there are 20 agencies throughout Indonesia, besides that there are also 25 schools / educational institutions that subscribe to Sahabat Magazine.

Friday, June 21, 2019

Travel to Grand Wisata Bekasi

Travel to Grand Wisata Bekasi


Yesterday I invited my younger siblings to play with Grand Wisata in Bekasi - West Java. In the grand tourism park, which is built by Sinarmas, it is quite interesting. In addition to housing and urban areas under the depreciation, one of the giant companies in Indonesia is fairly extensive and complete. Where there are also shophouses and housing.
Of course, I was there not to see the luxury of shop houses and housing there. But there is provided a tourist park that is good for us to take a walk and vacation. The point is it's fun.
In addition to the park where the play is, there are also flowers and a photo area for selfies that are pretty good, I think there. But of course, for those who have often been, there probably won't be interesting anymore.
It was interesting that I invited my siblings here because there was a flower garden and a cool area because there were lots of trees. Like most parks, the Grand Tourism is also open to the public for 24 hours.
IMG_20190616_140847.jpg
During that time I took some photos that were good, too. I spent almost 3 hours with my siblings playing there. We also had time to buy drinks, study motorbikes, and others.
After all this time we sat there, we were also surprised by the buskers. Even though in my opinion he can't sing, because he just forced himself. I also gave a little fortune to him who had slanted as well as the song in front of me.
After that, they went to others. That's how their lives depend on people in the street singing. However such work is better than they rob and steal or other criminal crimes. Much nobler than the corruptor in this country.
Maybe that's just the result of our walk yesterday. For those of you who want to go there, just open 24 hours. So those who might be bored at home or in the office continue. This can be an alternative to relieve your stress. Enjoy this beautiful and difficult life. Until also in the next edition. The Travel Dream.
Jalan-jalan ke Grand Wisata Bekasi

Jalan-jalan ke Grand Wisata Bekasi


Kemarin saya mengajak adik-adik saya bermain-main ke Grand Wisata yang ada di Bekasi - Jawa Barat. Di taman grand wisata yang dibungun oleh Sinarmas ini tergolong menarik. Selain perumahan dan perkotaan dibawah deplover salah satu perusahaan raksasa di Indonesia ini terbilang sangat luas dan lengkap. Dimana disana juga ada ruko dan perumahan.
Tentu saja saya kesana bukan untuk melihat mewahnya ruko dan perumahan disana. Tapi disana disediakan taman wisata yang lumanyan bagus untuk kita jalan-jalan dan berlibur. Pokoknya tempatnya asyik lah.
Selain taman tempat bermain juga ada bunga-bunga dan area photo untuk selfie yang lumayan bagus menurut saya disana. Tapi tentu saja bagi yang sudah sering kesana mungkin tidak akan menarik lagi.
Hal menarik saya mengajak adik-adik saya kesini karena ada taman bunga dan juga area yang adem karena banyak perpohonan. Seperti taman umumnya Grand Wisata ini juga di buka untuk umum selama 24 jam.
Selama disana saya mengambil beberapa photo yang lumanyan bagus juga. Hampir 3 jam lebih saya bersama adik-adik saya bermain disana. Kita juga sempat beli minum, belajar motor dan lain-lain.
Setelah sekian lama kita duduk disana, kita juga sempat dikejutkan oleh pengamen. Walaupun menurut hemat saya dia tidak bisa nyanyi, ya karena memaksa diri aja. Saya pun memberikan sedikit rezeki lah pada dia yang sudah melanturkan sebaik lagu di depan saya.
IMG_20190616_141103.jpg
Setelah itu mereka pun pergi ke yang lain. Begitulah hidup mereka bergantung pada orang-orang di tempat ngamen. Walaupun demikian kerja seperti itu lebih baik daripada mereka merampok dan mencuri atau kejahatan kriminimal lainnya. Jauh lebih mulia daripada sang koruptor di negeri ini.
Mungkin itu saja hasil jalan-jalan kita kemarin. Bagi anda yang mau kesana silahkan saja terbuka 24 jam. Jadi bagi yang mungkin bosan di rumah atau di kantor terus. Ini bisa jadi salah satu alternatif untuk melepaskan stres anda. Selamat menikmati hidup yang begitu indah dan susah ini. Sampai juga di edisi berikutnya. The Travel Dream.

IMG_20190616_133018.jpg

IMG_20190616_141311.jpg
IMG_20190616_141603.jpg