Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Tuesday, March 14, 2023

Jelang Ramadhan Dewan Da'wah Gelar Training Leadership Imam dan Khultum Ramadhan

Jelang Ramadhan Dewan Da'wah Gelar Training Leadership Imam dan Khultum Ramadhan

Foto bersama peserta training leadership imam dan Kultum Ramadhan

Dewan Da'wah kembali mengadakan Training Leadership untuk para muballigh pada Ahad, 12 Maret 2023 di Kampus STID Mohammad Natsir Tambun Selatan - Bekasi. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh terkemuka, seperti KH. Teten Romly Qomaruddin, M.A yang merupakan Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat, Dewan Hisbah PP. PERSIS, kemudian Ustadz Muhammad Hanif, M.Pd.I selaku Founder Leadership Imam dan Khatib, dan Ustadz Aswan Haidi, M.Pd.I selaku Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah dan Dewan Pakar Lembaga Tahsin dan Tahfizh Al-Qur'an.

Panitia acara Amriadi Al Masjidiy menuturkan bahwa acara ini diadakan secara khusus seharian full dan sangat terbatas karena 80% dari acara ini adalah praktek langsung. Pada akhir acara,  juga ada perlombaan Imam dan Kultum Ramadhan, sehingga para peserta bisa langsung mendapatkan feedback dari para pemateri.

Sementara itu, Ustadz Muhammad Hanif, M.Pd.I  selaku Founder Leadership Imam dan Khatib menjelaskan Tujuan diadakan Training Leadership Imam dan Kultum Ramadhan ini. "Tujuannya agar dapat meningkatkan kemampuan para muballigh dalam menyampaikan pesan-pesan agama secara efektif dan memberikan perubahan pada jamaah disaat bulan suci Ramadhan tiba. Sehingga para muballigh dapat memberikan pencerahan yang bermanfaat bagi umat Islam di seluruh Indonesia." 

Para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut dan berharap dapat memperoleh manfaat besar dari training ini. Semoga dengan adanya acara seperti ini, para muballigh dapat semakin meningkatkan kemampuan dan kualitas dakwahnya, serta semakin mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.[]

Monday, December 19, 2022

Training Leadership Imam dan Khatib Angkatan ke 6 Bersama Dewan Da'wah

Training Leadership Imam dan Khatib Angkatan ke 6 Bersama Dewan Da'wah


Bekasi - Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia melalui Bidang Bina Masjid kembali menggelar Training Leadership Imam dan Khatib yang berlangsung di Kampus Da'wah STID Mohammad Natsir pada Ahad (18/12/2022) kemarin. Training ini diikuti oleh para khatib dan pengurus masjid dari berbagai daerah di Bekasi, Jakarta hingga Bogor. 


Hadir juga sebagai guest star Buya H.M. Natsir Zubaidi selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bidang Kerjasama Antar Lembaga. Dikesempatan ini Buya Natsir menjelaskan tentang pentingnya mendesain masjid untuk masa depan. "Untuk mendesain Masjid Masa Depan hendaknya kita menganalisa terlebih dulu tantangan yang dihadapi oleh umat dan bangsa dewasa ini. Hal yang paling mendasar dihadapi oleh umat Islam dan bangsa ini adalah adanya usaha dari kalangan tertentu yang ingin melakukan penyelewengan, penyesatan serta pendangkalan aqidah yang dianut pemeluk agama mayoritas bangsa Indonesia. Karena itu masjid masa depan harus menjadi institusi dakwah."




“Training Leadership Iman dan Khatib ini sudah berjalan 6 angkatan dengan konsep satu hari full, dari jam 07:30 pagi sampai dengan jam 17:00 WIB. Hal ini kita lakukan agar para peserta bisa lebih banyak pada prakteknya dan feedback langsung dari para pemateri. Apalagi pada bagian akhir, setelah pemateri selesai ada Kompetisi-Audisi Imam dan Khatib antar kelompok peserta yang langsung dijuri (dinilai), diberikan feedback oleh para trainer. Peserta terbaik mendapatkan hadiah istimewa dari panitia, jelas Amriadi Al Masjidiy selaku panitia kepada redaksi.  


Pada sesi leadership imam yang disampaikan oleh Aswan Haidi, M.Pd.I sebagai Trainer Dakwah Leadership sekaligus menjabat sebagai Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Dakwah Pusat. Beliau menjalaskan tentang “Tehnik Menjadi Imam yang Berkesan, Tehnik Meluruskan Shaff, Mengatur Nafas dan Suara, serta Irama yang Indah dan Serasi.” 




Selanjutnya pada sesi leadership Khatib diisi oleh Ust. Muhammad Hanif, M.Pd.I selaku Ketua Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Dakwah, founder Da'wah Leadership dan juga mentor Leadership Charisma Class. Beliau menjelaskan tengtang “Tehnik Full Body Communication, Tehnik Khutbah yang Memukau, dan Formula Retorika Khatib yang Meyakinkan dan Berkesan”, tambah panitia.


Sementara ketua Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah Ust. Aswan Haidi ikut menambahkan bahwa "training ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas dan atau menjadi imam dan khatib/da’i yang profesional, handal dan memukau. Sehingga berbekas di benak para jemaah. Karena itu Training Leadership ini dikemas secara profesional dan elegan dengan memberikan materi yang sangat banyak manfaatnya dan tentunya tidak didapatkan pada pelatihan lain pada umumnya.”


Training yang dipandu oleh Andi Marwan, S. Sos.I selaku Tim Training Da’wah Leadership mendapatkan perhatian antusias dari peserta. Sehingga peserta mengharapkan kegiatan Training Leadership Imam dan khatib ini bisa terus dilaksanakan karena sengat bermanfaat bagi khatib dan para pengurus masjid.[]

Friday, September 23, 2022

Gelar Manasik Haji, Ini Harapan SDIT Arkan Cendekia

Gelar Manasik Haji, Ini Harapan SDIT Arkan Cendekia

 


SDIT Arkan Cendekia kembali menggelar Manasik Haji untuk para siswanya. Kali ini untuk para siswa Grade 4-6, yang sebelumnya diperuntukan untuk Grade 1-3. Kegiatan yang berlangsung di komplek Arkan Islamic School Ini diharapkan dapat mendidik siswa tentang agama Islam sejak dini, hal ini di sampaikan ketua Panitia Manasik Mr. Zaini pada Jum’at, 23 Septer 2022.

"Acara Manasik Haji ini adalah acara yang paling ditunggu-tunggu oleh wali murid. Karena ini merupakan salah satu ajaran agama Islam. Karena itu SDIT Arkan Cendekia mengajarkan anak-anak agar mengetahui bagaimana tata cara naik Haji dan Umrah. Tadi kita  sudah menjelaskan tetang tata cara tersebut seperti niat ibadah haji, tawaf mencukur rambut botak dan semua prinsip-prinsip lainnya. Terakhi minum air zam-zam yang disunahkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi sallam", jelas Zaini kepada Arkan Magz.

Zaini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan juga permohonan bila ada yang salah selama kegiatan manasik haji berlangsung. Menasik Haji tahun ini mengangkat tema "Menasik Haji Kita Tanamkan Karakter Islam kepada Anak Sejak Dini”.

Pantauan Arkan Magz dilapangan kegiatan Manasik Haji ini berlangsung sesuai rencana dan para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut tampak senang walaupun ditengah tariknya matahari pagi. a/m






Friday, September 16, 2022

Training Leadership Imam dan Khatib Ke 5 Di Dewan Da'wah

Training Leadership Imam dan Khatib Ke 5 Di Dewan Da'wah


Jakarta - Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia menggelar Training leadership Imam dan Khatib se DKI Jakarta, yang berlangsung di Aula Masjid Al Furqan pada Ahad, (11/9/22). Dalam training kali turut menghadirkan Keynote Speaker Wakil Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia yaitu; Dr. Imam Zamroji, MA. 

Pada kesempatan tersebut Imam Zamroji menceritakan Peran Da'wah Imam dan Khatib dalam menjaga NKRI dengan landansan Firman Allah Dalam Al-Qur'an Surat Al-'Araf. 96. "Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."

Selain itu beliau juga mengisahkan para tokoh da'wah para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Termasuk Mosi Integral Mohammad Natsir, yang menjadi cikal bakal lahirnya NKRI. 

Acara ini diikuti oleh 49 peserta dari sekitar DKI Jakarata dan Jabodetabek, yang terdiri dari Utusan DKM Masjid dan atau Masjid Perusahaan/Perkantoran. Tarining dipandu oleh Andi Marwan, S. Sos.I selaku Tim Training Da'wah Leadership. 

"Ini merupakan training ke 5 kalinya Training Leadership Imam dan Khatib, karena terus adanya permintaan dari berbagai DKM Masjid di berbagai Daerah, hal ini disampaikan oleh Aswan Haidi, M.Pd.I Selaku Ketua Bidang Bina Masjid di Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia di sela-sela training berlangsung.

Adapun Leadership Khatib disampaikan oleh Ust. Muhammad Hanif, M.Pd.I selaku Ketua Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Dakwah, Founder Leadership Imam dan Khatib, dan juga Mentor Leadership Charisma Class.

Sementara terkait Leadership Imam disampaikan disampaikan oleh Aswan Haidi, M.Pd.I sebagai Trainer Dakwah Leadership sekaligus menjabat sebagai Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Dakwah Pusat.

Training Leadership yang dikemas secara profesional dan elegant memberikan materi yang sangat banyak manfaatnya dan tidak didapatkan pada pelatihan pada umumnya, yaitu Tehnik Full Body Communication, Tehnik Khutbah yang Memukau, dan Formula Retorika Khatib yang Meyakinkan dan Berkesan.

Adapun yang berkaitan dengan keimaman, peserta diberikan materi, Tehnik Menjadi Imam yang Berkesan, Tehnik Meluruskan Shaff, Mengatur Nafas dan Suara, serta Irama yang Indah dan Serasi.

Tujuan training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas dan atau menjadi Imam dan Khatib/Dai yang profesional, handal dan memukau. Sehingga berbekas di benak para jamaah.

Setelah peserta dibekali ilmu tersebut, maka pada sesi terakhir diadakan Kompetisi-Audisi Imam dan Khatib antar kelompok peserta yang langsung dijuri (dinilai), diberikan feedback oleh para trainer.

Sepuluh Peserta terbaik dalam audisi tersebut diberi hadiah istimewa.

Training yang dikemas dengan menarik ini mendapatkan antusias yang tinggi dan tanggapan positif dari para peserta. Mereka berharap bisa mengadakan training semacam ini di daerahnya masing-masing. [] 

Monday, February 14, 2022

Training Leadership Imam & Khatib Bersama Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Da'wah

Training Leadership Imam & Khatib Bersama Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Da'wah




Korp Muballigh Pusdiklat Dewan Da'wah kembali menggelar Training Leadership Imam & Khatib Batch 4 yang berlangsung di Gedung Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah (STID) Mohammad Natsir Bekasi, pada Ahad, (13/2/22). Training bekerjasama dengan Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah, DKM Al Bahr, Da'wah Leadership, dan Visual Bisnis Studios.



Training ini menghadirkan Wakil Ketua MUI Pusat, KH. Dr. Jeje Zaenudin, MA., sebagai Keynote Speaker  sekaligus menjadi Dewan Juri pada sesi Audisi Peserta. Beliau sangat berterima kasih karena mengadakan acara yang sangat bermanfaat bagi para Imam dan Khatib/Da'i, karena kalau da'inya biasa-biasa saja maka akan mendapatkan jama'ah yang biasa-biasa juga. Demikian sebaliknya. 

Sementara terkait Leadership Imam disampaikan disampaikan oleh Ust. Aswan Haidi, M.Pd.I sebagai Trainers Da'wah Leadership sekaligus menjabat sebagai Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah Pusat.



Adapun Leadership Khatib disampaikan oleh Ust. Muhammad Hanif, M.Pd.I selaku Ketua Korps Mubaligh Pusdiklat Dewan Da'wah, Founder Da'wah Leadership, dan juga Mentor Leadership Charisma Class.

Tujuan training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas dan atau menjadi Imam dan Khatib/Da'i yang profesional, handal dan memukau. Sehingga berbekas di benak para jamaah. 



Acara ini diikuti oleh 50 peserta dari sekitar Jabodetabek dan Lampung, terdiri dari Utusan DKM Masjid dan atau Masjid Perusahaan/Perkantoran. Tarining dipandu oleh Andi Marwan, S. Sos.I selaku sekretaris DKM Al Bahr pusdiklat Dewan Da'wah.

Training Leadership yang dikemas secara profesional dan elegant memberikan materi yang sangat banyak manfaatnya dan tidak didapatkan pada pelatihan pada umumnya, yaitu Tehnik Full Body Communication, Tehnik Khutbah yang Memukau, dan Formula Retorika Khatib yang Meyakinkan dan Berkesan. Adapun yang berkaitan dengan keimaman, peserta diberikan materi, Tehnik Menjadi Imam yang Berkesan, Tehnik Meluruskan Shaff, Mengatur Nafas dan Suara, serta Irama yang Indah dan Serasi. 



Setelah peserta dibekali ilmu tersebut, maka pada sesi terakhir diadakan Kompetisi-Audisi Imam dan Khatib antar kelompok peserta yang langsung dijuri (dinilai), diberikan feedback oleh Dewan Juri yang terdiri dari Wakil Ketua MUI Pusat (Ust. KH. Dr. Jeje Zainuddin, MA), Ketua Bidang Bina Masjid Dewan Da'wah Pusat (Ust. Aswan Haidi, M.Pd.I), dan Ketua Korp Muballigh Pusdiklat Dewan Da'wah (Ust. Muhammad Hanif, M.Pd.I). Lima Peserta terbaik dalam audisi tersebut diberi hadiah istimewa. 

Training yang dikemas dengan menarik ini mendapatkan antusias yang tinggi dan tanggapan positif dari para peserta. Mereka berharap bisa mengadakan training semacam ini di daerahnya masing-masing.

Sunday, February 28, 2021

IKA STID MN Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

IKA STID MN Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir



Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah Mohammad Natsir (IKA STID MN) menyerahkan bantuan banjir kepada para alumni yang terdampak banjir di daerah Bekasi, pada hari Jum'at, (26/2/21). Bantuan diserahkan langsung oleh ketua umum IKA STID Mohammad Natsir, Ust. Hendriyanto yang didampingi oleh pengurus lainya; Ust. Iad Yahyadin (Waketum), Ust. Amriadi (Sekum), Ust. Imam Sarido (Bendum), Ust. Asep Rochman (Kor. Div. Pendidikan&Da'wah). 

Program ini juga merupakan salah satu program IKA STID MN dibawah Divisi Kesra & Kesehatan Keluarga Alumni.

Berangkat dari Pusdiklat Dewan Da'wah ba'da sholat ashar ke kediaman para alumni yang terdampak banjir di seputar kawasan Bekasi. Qaddarallah ada sekitar 12 rumah Alumni STID Mohammad Natsir yang terdampak banjir di awal tahun ini.  
Alhamdulillah distribusi bantuan selesai diserahkan semua menjelang Magrib.

Pengurus IKA STID Juga memohon maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung baik secara moril atau secara langsung.

Alhamdulillah berkat dukungan dari banyak pihak,  pendistribusian bantuan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah disepakati antar pengurus. []

Saturday, February 27, 2021

IKA STID MN Menggelar Rapat Perdana Setelah Pelantikan

IKA STID MN Menggelar Rapat Perdana Setelah Pelantikan


 

Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah (IKA STID) Mohammad Natsir Jakarta menggelar rapat perdana setelah pelantikan pada, Sabtu 30 Januari 2021 yang lalu.

Rapat kali diadakan di Komplek Pusdiklat Dewan Da'wah dan Zoom. Dalam rapat kali ini, Rabu 3 Februari 2021 memutuskan untuk sosialisasi IKA STID MN, karena masih banyak alumni lulusan STID ini belum mengetahui atas pembentukan Ikatan Alumni. Agenda dalam waktu dekat ini IKA STID MN akan membuat group Alumni, Webinar antar koordinator angkatan dan Silaturrahim Akbar.

Pembentukan alumni sendiri berdasarkan kesepakatan Alumni Dalam Konvensi 12 Desember 2020 yang lalu. Dimana dalam kesepakatan konvensi tersebut memutuskan Ustadz Hendriyanto, S.Kom.I sebagai ketua IKA STID MN yang merupakan alumni senior, angkatan kedelapan. Disamping itu Ust. Iad Yahyadin Munthe, S.Sos.I terpilih sebagai Wakil, Sekretaris ditunjuk yang millenial yaitu Amriadi, S.Sos dan Bendahara Ust. Imam Saridho, S.Sos.I.

image.png

kemudian dalam rapat pengurus terpilih terbentuk bidang-bidang, dan semua pengurus yang telah dibentuk kemudian disahkan dan dilantik oleh ketua STID Mohmmad Natsir yaitu Ust. Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I beberapa waktu yang lalu.

Alasan pembentukan alumni sendiri atas keharusan setiap penguruan tinggi wajib memiliki Ikatan Alumni, untuk keperluan administrasi dan pengembangan kampus. Dimana kampus dan alumni dapat bersinergi, memberikan masukan, pandangan dan yang lainnya.

Friday, December 4, 2020

Selamat Jalan Pak Nurbowo - Jurnalis Dakwah

Selamat Jalan Pak Nurbowo - Jurnalis Dakwah

 


Pagi-pagi berita duka menyelimuti seluruh grup keluarga besar Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Ya, kabar duka cita atas meninggalnya Pak Ir. Nurbowo. Beliau adalah aktif di Laznas Dewan Dakwah dan sering menulis artikel dan berita seputar dakwah pedalaman. Sering menulis feature tentang kisah para da'i dan aktivis dewan dakwah.


Saat saya mendiri tebarsuara.com beliau adalah termasuk penulis yang aktif mengirim berita dan artikel ke email saya. Beberapa hari sebelum aksi 212 beliau termasuk salah satu yang menggagas lahir Forjim (Forum Jurnalis Muslim). Saya termasuk yang diundang dalam pembentukan Forjim tersebut di Gedung Menara Dakwah Jakarta.


Akhir tahun 2016 saya kembali ke kampus untuk menyelesaikan tugas akhir semester (skripsi) di STID Mohammad Natsir. Tiga hari di Kampus saya di minta untuk bergabung dengan Majalah Sahabat oleh Ust. Dwi Budiman membantu Ust. Imam Saridho (Pimpinan Majalah Sahabat).


Saya menulis proposal penelitian skripsi tentang Majalah Sahabat dan tentunya di tolak. Kemudian saya ambil Majalah Man Tazakka Laznas Dewan Dakwah yang saat itu pemimpin redaksi nya adalah pak Nurbowo.


Saya ketemu dengan pak Nurbowo untuk diskusi penelitian saya. Namun, saya hanya 2 kali bertemu dengan beliau, tapi kita tetap komunikasi via email. Karena saat itu beliau sangat sibuk ke daerah dengan Laznas Dewan Dakwah dan berita-berita yang beliau dapatkan di daerah selalu dikirimkan ke redaksi Tebar Suara (sebelum saya bubarkan).


Karena sulit ketemu dengan para petinggi di Majalah Man Tazakka dan keterbatasan data saya tidak jadi mengambil penelitian disana. Akhirnya saya ganti judul skripsi lagi. Ini yang kelima kalinya saya ganti.


Terakhir saya ketemu beliau setelah Tebar Suara saya tutup, saat itu beliau mengajak saya untuk menulis feature da'i pedalaman lewat laporan tahunan para da'i. Tantangan yang luar biasa sebenarnya hasil laporan dijadikan sebuah cerita. Tapi karena kemampuan menulis dan mengemas cerita saya belum mampuni, tentu saja tidak jadi.


Tapi setelah itu kita tidak pernah ketemu lagi, apalagi saya sudah jarang ke Dewan Da'wah. Terakhir saya ke Dewan Da'wah saat mengantar undangan pernikahan saya, tapi sayangnya saya ketemu dengan beliau. Padahal saya mau berdiskusi banyak dengan beliau, apalagi sekarang beliau sebagai ketua Ifokom di Dewan Dakwah. Tentu sangat banyak cerita dan berita dari beliau.


Sekarang beliau telah berpulang kepada yang maha kuasa. Semoga semua amal ibadah beliau diterima oleh Allah dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan kesabaran serta ketabahan.


Bekasi, 2 Desember 2020


Amriadi Al Masjidiy

(Pemred Majalah Sahabat)

Saturday, July 6, 2019

Tidak Elok Sepak Bola Putri di Serambi Mekkah

Tidak Elok Sepak Bola Putri di Serambi Mekkah


Baru-baru ini @amriadits membuat sebuah video komentar terhadap turnamen sepak bola putri di Aceh. Turnamen tersebut digagas oleh Menpora ini memang mendapatkan reaksi dari berbagai lapisan Masyarakat.
Misalnya dalam channel Youtube Amriadi Al Masjidiy, ia menilai sepak bola putri tidak elok ada di negeri bersyariat. Ia juga meminta Menpora untuk meninjau kembali setiap turnamen yang diadakan, jangan sampai membuat resah di masyarakat.
Menurutnya sepak bola putri akan menjadi sesuatu yang aneh dan menjadi sumber perhajian yang berujung pada fitnah terhadap wanita. Selain itu juga tidak sesuai dengan kebudayaan dan adat-istiadat yang ada di Aceh yang notabene sebagai negeri Serambi Mekkah.
Diakhir video ia juga meminta Menpora untuk membatalkan turnamen tersebut. Ia juga sempat mengusulkan untuk Menpora agar menggelar turnamen yang cocok dengan Putri seperti Tata Boga. Selain itu ia juga mengusul olahraga memanah bisa menjadi alternatif dalam turnamen putri.
Sebelumnya seperti yang di langsir oleh acehfootball.net bahwa untuk pertama kalinya, sepakbola putri dipentaskan secara resmi di Aceh. Empat klub sepakbola putri sudah ambil bagian dalam Liga Sepakbola Berjenjang Piala Menpora U-17 Putri Tingkat Provinsi Aceh.
Koordinator Provinsi Aceh Liga Menpora U-17 Putri 2019, Ishak Rizal kepada ACEHFOOTBALL mengatakan, “kami sangat kagum atas suksesnya kegiatan ini, karena sebelumnya kami tidak menduga terhadap kemampuan anak-anak putri (Aceh) dalam mengolah si kulit bundar di lapangan hijau. Ternyata penampilan dan permainan mereka tak kalah jauh dengan pemain pria pada umumnya. Ini membuktikan bahwa, para wanita Aceh khususnya para usia pelajar banyak yang menyenangi olahraga sepak bola.”
Bola-Wanita.jpg
Namun ternyata kegiatan tersebut mendapatkan penolakan dari kalangan masyarakat. Forum Komunikasi Ormas dan OKP Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe mengecam terkait adanya Liga Sepakbola Perempuan U-17 yang digelar Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Aceh beberapa waktu lalu di Stadion eks PT Arun Batuphat Lhokseumawe.
Koordinator Forum Komunikasi Ormas dan OKP Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Tgk Sulaiman Lhokweng, saat menggelar konferensi pers di depan Masjid Agung Islamic Center, Kamis (4/7), menyebutkan, pihaknya mengecam terkait adanya liga sepakbola perempuan di Lhokseumawe.
Sehingga dikeluarkan sejumlah pernyataan sikap, diantaranya menolak segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat Aceh.
H. Sudirman alias Haji Uma, Anggota DPD RI asal Aceh ikut mengecam perhelatan even Sepak Bola U-17 Putri tingkat nasional Piala Kemenpora yang dilaksanakan di Stadion Perta Arun Gas, Lhokseumawe, Aceh, pada Juli hingga September 2019.
Hal tersebut disampaikan Haji Uma pada Kamis (4/7/2019) malam, setelah mengetahui even tersebut dari pemberitaan salah satu media lokal di Aceh.
Karena itu, Haji Uma berharap agar Kemenpora dan pihak pelaksana untuk menghentikan even tersebut atas pertimbangan yang disebutkannya diatas. Menurutnya, saat ini saja sudah mulai muncul reaksi penolakan dari unsur masyarakat di Aceh. Jika dilanjutkan maka akan melahirkan gejolak di masyarakat Aceh.
Selain itu Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh juga ikut angkat bicara menanggapi kompetisi sepak bola wanita yang telah berlangsung di Kota Lhokseumawe (30/6) lalu. Wakil Ketua MPU, Teungku H. Faisal Ali, menyebut haram hukumnya cabang olahraga sepak bola dimainkan oleh perempuan khususnya di Aceh.
“Secara umum untuk suasana di daerah (Aceh) perempuan bermain bola itu haram hukumnya,” kata Lem Faisal. Hukum haram itu tidak hanya terhadap wanita saja tapi juga berlaku bagi lelaki yang bermain tanpa menutup aurat. Apalagi dimainkan oleh wanita dengan menampilkan tubuhnya dan ditonton oleh semua orang.
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Rahmad Raden menanggapi hal sama. Katanya, tidak ada aturan sepakbola wanita di Aceh.
“Kita kan daerah syariat Islam, tidak perlu memaksakan semua cabang olahraga harus ada di Aceh," katanya. Terkait dengan surat edaran akan aturan itu, kata Rahmad, sejauh ini pemerintah belum mengeluarkan imbauan.
“Ada kearifan lokal di Aceh, sejauh ini belum ada surat edaran,” ungkap Rahmad. []
Sumber:
  1. Aceh Foot Ball
  2. Serambi Indonesia
  3. Aceh Satu
  4. Kumparan
  5. Amriadi Al Masjidiy

Saturday, February 23, 2019

Keseruan Menara Camp di Kampung Awan

Keseruan Menara Camp di Kampung Awan


Gerakan Pramuka di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Menara Kuwait melakukan kemah di Kampung Awan Mega Mendung Bogor pada Jum’at-Sabtu (16-17/02/19). Kemah kali ini diikuti oleh Siswa/I yang duduk di bangku kelas V (lima) atau Gugus Depan 06267-06268 dan juga Pasukan Khusus Pramuka (Paspram) di SDIT Menara Kuwait.
Koordinator kegiatan Pramuka kali ini Muhammad Shobirin menegaskan, bahwa kegiatan ini selain sebagai aktivitas pramuka juga untuk menumbuhkan kesadaran diri dalam beribadah dan berakhlak mulia.
IMG_5054.JPG
Dalam kemah ini, kepala sekolah SDIT Menara Kuwait juga memberikan arahan kepada para siswa/I dalam upacara pembukaan kemah pramuka kali ini. Deni Wahyudin menghimbau kepada para siswa/I untuk tidak lari-lari dan bercanda disini. Karena tempat yang licin dan juga jurang yang terjal.
Selain itu Deni Wahyudin selaku kepala sekolah juga mengingatkan kepada para Pembina agar menjaga para siswa/I baik dari segi keamanan, kesehatan, keselamatan dan yang lainnya.
IMG_5989.JPG
Berbagai kegiatan turut mewarnai keseruan para siswa/I kelas V ini. Mereka juga menampilkan berbagai ketrampilan selama kemah berlangsung. Tak lupa waktu shalat mereka ikut membaca Al-Qur’an terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat berjamaah.
Acara demi acara terus berlansung seperti game dari para Pembina, belajar sandi rumput, panorama dan lain-lain. Sebelum pulang mereka menambahkan keseruannya dengan berenang di kolam renang yang airnya lumanyan dingin. Karena suasana cuaca di Kampung Awan selalu diselimuti oleh kabut dan hujan lembab, yang menyebabkan suasana dingin.
IMG_5498.JPG
Kampung Awan Mega Mendung juga menyediakan berbagai bentuk villa untuk para pendaki atau yang berkreasi. Selain juga juga menyediakan area-area photo yang indah dengan pengambilan sudut kamera yang pas. Sehingga terlihat keindahan akan aneka hayati dan gunung-gunung yang menjulang.
IMG_5966.JPG
Dari Kampung awan ini juga dekat dengan villa Pak Prabowo, salah satu kandidat calon Presiden Indonesia no urut 2 pada pemilihan presiden 17 april mendatang. Namun mereka tidak sempat kesana karena anak-anak tidak sanggup jalan jauh dan ditambah lagi dengan adanya seorang guru yang terjatuh saat jalan naik ke puncak. Dua hari tentu tidak bisa menjelajahi berbagai tempat dan jurang disana. Semoga ke depan mereka bisa berkunjung kembali kesana, karena banyak sekali tempat wisata yang begitu menakjubkan disana.

Saturday, February 9, 2019

Korp Muballigh Pusdiklat Dewan Da'wah Gelar Training Imam & Khatib

Korp Muballigh Pusdiklat Dewan Da'wah Gelar Training Imam & Khatib

Leadership Imam Khatib (1).jpg
Assalamulaikum rakan-rakan Blockhain sekalian. Kali ini saya mau membahas tentang Training yang akan kami adakan dalam waktu dekat ini. Ini merupakan training pertama saya yang menjadi panitia. Walaupun demikian tentunya saya akan berharap berjalan dengan sukses sesuai dengan yang diharapkan.
Disini saya dipercaya sebagai bagian IT yang mensponsori seluruh perlengkapan yang berbasis computer seperti membuat Design promosi, Percetakan, media, dan juga yang lainnya. Training ini di ikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Aceh, Padang, Palembang Lampung, Lombok dan seputar Jabodetabek.
e32d61b4-47fc-4be4-a143-0d8d647f9bcf.jpg
Training perdana ini, kita fokuskan pada soal Leadership Imam & Khatib, kedepannya kita akan mengadakan Da’wah Leadership New Media, Creative Leadership for Da’wah dan juga seminar Berkarya di Era Digital.
Dalam waktu dekat ini kita juga sedang membuat Draft Event Organizer. Sebagai bentuk keseriusan kami dalam mengadakan event kedepannya. Sementara waktu ini kita sudah memiliki Training Center di Lt. 3 Kampus Da’wah STID Mohammad Natsir Jakarta dan Hulu Chai.
Pada event kali ini diadakan oleh Korp Muballigh Pusdiklat Dewan Da’wah bersama DKM Al Bahr sebagai penyelenggara. Sebagai pengisi training adalah para trainer dari Da’wah Leadership. Training kali ini untuk mengatasi problem-problem yang dihadapi para khatib pada umumnya seperti Jamaah mengantuk saat khutbah dan lain-lain.
Struktur Sah.jpg
Menenangkan hati audience saat berceramah atau berkhutbah itu sangat penting. Karena dari itulah pesan-pesan da’wah tersampaikan. Pada training kali ini langsung diberi kesempatan tampil dihadapan juri dan langsung mendapatkan Feedback, serta hadiah untuk peserta terbaik.
Pada sesi Imam akan di jelaskan tentang A-Z bagaimana menjadi imam yang baik. Apakah Imam selama ini sudah benar atau belum? Bagaimana menjadi Imam agar para jamaah berlomba-lomba untuk ikut shalat berjamaah? Dan berbagai problematika Imam dan Khatip di bongkor disini. Sehingga anda menjadi percaya diri dan berkarisma.
Kop Surat.jpg
Untuk lebih lengkapnya mengenai manteri training ini anda bisa mendaftar pada training berikutnya, karena training yang kami buka sebelumnya sudah full. Jadi yang sudah mendaftar duluan itulah yang berhak mengikuti Training pada tanggal 16 Februari 2019 nanti. Bagi yang belum bisa juga menitip nama untuk training kedepan, agar tidak ketinggalan lagi.
Bagi yang sudah mendaftar silahkan membawa perlengkapan yang dibutuhkan seperti memakai Sepatu, Jas, Memory card, dan kebutuhan lainnya. Sampai jumpa di training nanti. Sekian, Terima Kasih.
Wassalam.
@amriadits

Sunday, September 25, 2016

Jonru Ajak Pendukung Yusril Besarkan PBB

Jonru Ajak Pendukung Yusril Besarkan PBB

Image result for yusril ihza mahendra
Yusril Ihza Mahendra
ACB Post | Tersingkirnya Yusril Ihza Mahendra dalam bursa Pilgug DKI Jakarta mendatangkan banyak komentar. Para pendukung Yusril dari akar rumput tentunya sangat kecewa dengan hal itu. Maka dari beragam komentar dan hujatan pun terjadi, salah satu komentar dari artis sosial media yaitu Jonru. Berikut komentarnya yang di tulis di halaman fanspagenya.

Saya sangat paham kekecewaan Anda. Sebab saya pun awalnya mendukung beliau duet dengan Sandiaga Uno.

Namun saya kini realistis, mendukung Anies-Uno. Alasannya sudah saya sebutkan pada beberapa status sebelumnya. Silahkan dibaca.

Mungkin banyak yang bertanya: Kenapa Gerindra dan PKS tidak mendukung Yusril?

Jawabannya panjang dan ada begitu banyak alasan. Singkat cerita:
Yusril punya basis massa yang kuat, namun sayangnya basis partai beliau sangat rendah. Memang sih, bicara soal basis partai, Anies Baswedan lebih "parah" karena beliau bukan orang partai. Namun perlu dipahami pendekatan Yusril ke parpol kurang bagus.

Basis massa memang sangat penting. Namun perlu dicatat bahwa dukungan parpol juga sangat penting. Coba belajar dari Koh Hok yang akhirnya merapat ke 4 parpol, padahal dulunya sesumber ingin jalur independen. Kenapa? Karena dia sadar bahwa dukungan parpol sangat penting.

Ada teman yang bilang begini:
Jika Anda pendukung Yusril dan kecewa karena jagoan Anda tidak didukung oleh parpol, maka JANGAN SALAHKAN PARPOL. Silahkan gabung dengan partainya Yusril, yakni PBB. Besarkan partai tersebut, agar suara PBB cukup untuk mengusung beliau jadi gubernur bahkan presiden sekalipun di masa mendatang.

DAN YANG PALING URGEN UNTUK DIKETAHUI:
Ada pihak-pihak yang berusaha memprokasi pendukung Yusril untuk golput. HARAP HATI-HATI. Karena ini adalah provokasi yang sangat menjebak.

Sebab dengan menjadi golput, itu sama saja artinya Anda mendukung kemenangan Petahana.
Ade begitu banyak provokator saat ini yang ingin mengadu-domba. Termasuk provoator yang ingin mengadu-domba pendukung Anies vs Agus.

Waspadalah! Jangan terkecoh! Yang harus kita lawan adalah Si Petahana. Jangan salah fokus. Jangan menyerang orang yang salah.(AmriadiTebarsuara.com)
Tolak Jadi Jurkam Ahok-Djarot, Risma akan Jadi Jurkam Irwandi-Nova di Aceh

Tolak Jadi Jurkam Ahok-Djarot, Risma akan Jadi Jurkam Irwandi-Nova di Aceh

Image result for tri rismaharini
Tri Rismaharini

ACB Post | Walikota Surabaya Tri Rismaharini, oleh DPP PDIP telah ditetapkan sebagai salah satu juru kampanye nasional.  Namun secara spesifik Risma  menyatakan enggan untuk menjadi juru kampanye bagi pasangan Ahok-Djarot di DKI Jakarta.

Seperti dilansir Detik, Risma masuk dalam daftar jurkamnas DPP PDIP atas permintaan dia sendiri. “Dulu aku yang minta, tapi di tempat tertentu,” katanya pada wartawan di Balai Kota Surabaya, Jumat 23 September 2016.

Ia mengaku tidak akan menjadi jurkam pasangan calon PDIP Ahok-Djarot di Pilkada DKI. “DKI enggak, cuma Papua sama Aceh,” ujarnya dengan nada lirih, sebagaimana dilansir Klik Kabar.

“Karena di sana, Papua dan Aceh itu, namaku terkenal,” kata Risma kepada wartawan di Surabaya, Jumat (23/09/2016).

Menurut Informasi Suara Islam Online, Risma membenarkan  pihaknya akan ditetapkan sebagai juru kampanye nasional, memang terang-terangan meminta agar tidak ditetapkan sebagai juru kampanye nasional bagi pemilihan gubernur DKI Jakarta. Secara spesifik ia meminta kepada DPP PDIP,  agar dirinya diperkenankan memilih lokasi kampanye, dan ditetapkan daerah kampanye sesuai dengan yang diminta, yaitu  di dua daerah provinsi; Nangroe Aceh Darussalam dan Papua.

Kendati demikian, karena saat ini jadwal pekerjaannya sangat pada, Risma juga menyatakan dalam bulan September ini bahkan mungkin dalam bulan berikutnya,  belum dapat ikut  berkampanye. Dia memilih fokus dalam menjalankan tugas sebagai walikota Surabaya.

"Memang dalam bulan ini aku nggak mau. Jadwalku sudah penuh. Makanya aku mau fokus kerja dulu,” katanya diikuti tertawa ramah.

Menurut Media Online Aceh "Klik Kabar" menulis  "PDIP telah secara resmi mengusung Irwandi Yusuf sebagai Calon Gubernur Aceh di Pilkada serentak 2017." (Amriadi/Tebarsuara.com)

Wednesday, June 22, 2016

Kota Bekasi Mengalami Darurat Sampah

Kota Bekasi Mengalami Darurat Sampah

Bapak Saeroji sedang Menyampaikan Sambutan Selaku tuan Rumah dan Direktur Bank Sampah Az-Zahra, dalam pelatihan Daur Ulang Sampah (Sabtu, 28/05/16).

ACB Post | Pelatihan daur ulang sampah yang diadakan oleh Bank Sampah Az Zahra di kediaman Saeroji, Perumahan Bumi Bekasi Baru Kec. Rawalumbu Kota Bekasi, Sabtu (28/05/16).

Dalam pelatihan itu turut hadir sebagai pemateri Soeseno yang merupakan Team Bos Consulting, dari Dinas Kebersihan juga turut hadir Nevindo dan hadir juga dari perwakilan camat, RT/RW dan Remaja Karang Taruna.

Bapak Nevindo dari Kabid Dinas Kebersihan sedang menyampaikan situasi Darurat Sampah di Kota Bekasi.


Nevindo dalam kesempatan itu menyatakan “ TPA Sumur Batu sudah mencapai ketinggian 25 Meter dan kemiringan mencapai 50 derajat. Sehingga Walikota Bekasi terpaksa mengeluarkan Surat Edaran Darurat Sampah.”

“Sampah yang sudah bertumpuk di TPA akan berubah menjadi Tempat Pengolahan Akhir, karena pemerintah Kota Bekasi sedang menandatangi kontrak dengan swasta terkait pengolahan sampah menjadi Energi Listrik di TPA Sumur Batu”.

BOS Consulting (Soeseno) Dalam Menyampaikan Materi Mengenai Daur Ulang Sampah.

BOS (Berkah Oleh Sampah-Berkah Olah Sampah) Consulting  sebagai pemateri daur ulang sampah tidak berguna juga memberikan solusi kepada Dinas Kebersihan Kota Bekasi, untuk menggunakan pengelohan sampah dengan Energi Tepat Guna Kerakyatan. “Kita memiliki cara mengolah sampah menjadi Bahan Bakar Minyak, Energi Listrik dan berbagai turunan lainnya”., tegas Soeseno.  

Soeseno juga menampilkan hasil penelitian selama ini dalam bentuk video kepada peserta, yang mana uji coba Energi Plasma yang bisa mengolah Air dan Sampah menjadi Minyak, Gas dan lain-lain. (Amriadi) [tebarsuara.com]
Ikrar Apel Siaga Nasional "Tegakkan Tauhid dan Tumpas PKI"

Ikrar Apel Siaga Nasional "Tegakkan Tauhid dan Tumpas PKI"

ACB Post | Dalam aksi Apel Siaga Nasional Tegakkan Tauhid dan Tumpas PKI, Jumat (3/6) di Jakarta, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad al Khaththath membacakan ikrar perjuangan di hadapan puluhan ribu peserta aksi "Apel Siaga Nasional" agar lebih komitmen kedepannya.
Berikut ikrar perjuangan tersebut:
Dengan berserah diri kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Kuasa, kami bangsa Indonesia berjanji:

Satu, bersedia akan berkorban untuk bengsa dan negara yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa yang terdapat dalam UUD 45, yakni Allah  Yang Maha Kuasa.

Dua, bersedia untuk membangun NKRI dengan menyiapkan segala daya dan upaya bagi kemajuan NKRI dengan metode pembangunan sesuai ideologi Pancasila yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Tiga, bersedia menumpas PKI, komunisme, atheisme, sekularisme , liberalisme, kapitalisme dan segala ideologi yang bertentangan dengan Pancasila yang berlandaskan Tuhan Yang Maha Esa.

Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan pertolongan kepada kami bangsa Indonesia untuk mewujudkan tekad dan cita-cita ini. 

Semoga Allah SWT bersaksi atas kebulatan tekad ini, pada hari ini, Jumat terakhir menjelang bulan Ramadhan, yang merupakan hari dan bulan bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Allahu Akbar.

Jakarta Tugu Monas, 3 Juni 2016

Atas nama bangsa Indonesia
Gerakan Bela Negara, Forum Umat Islam (Amriadi) [tebarsura.com]
Puluhan Ormas Islam Ikut Apel Siaga Nasional Tumpaskan PKI

Puluhan Ormas Islam Ikut Apel Siaga Nasional Tumpaskan PKI


ACB Post | Puluhan ribu massa dari berbagai massa ormas Islam dan nasionalis serta gerakan mahasiswa mengadakan aksi Apel Siaga Nasional Tegakkan Tauhid Tumpas PKI di Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Pantauan Tebar Suara di lapangan, massa berkumpul di masjid Istiqlal lalu melakukan longmarch menuju Monas kemudian menuju istana negara. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai media nasional dan Internasional.
Koordinator lapangan Ustaz Bernard Abdul Jabbar dalam orasinya mengatakan, dalam aksi ini kita mau tegaskan kembali bahwa landasan negara kita adalah tauhid, yaitu ketuhanan Yang Maha Esa.
"Semua yang bertentangan dengan Tuhan Yang Maha Esa seperti komunis harus dilarang," ujarnya.
"Komunis dan semua pendukung komunis harus hengkang dari NKRI karena mereka musuh bangsa," tegasnya.
Aksi ini adalah acara puncak setelah sebelumnya mengadakan acara Simposium Nasional selamatkan bangsa dari bahaya laten komunis di Indonesia.
Berikut Galery hasil potret Tebar Suara oleh Amriadi;

Massa dari Front Pembela Islam (FPI)

Massa dari Pemuda Pancasila dan Gerakkan Bela Negara (GBN)

Massa dari BEM Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah Mohammad Natsir

Massa Dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia

Polisi yang siap siaga menjaga keberlangsungan Apel Siaga Nasional