Friday, February 8, 2019

Antara Moral dan Media Sosial

Ilustrasi

Munculnya artis media sosial menjadi banyak perhatian banyak kalangan. Bahkan ramai-ramai mencari perhatian publik (pengguna media sosial) agar terkenal. Untuk menjadi terkenal sang pengguna media sosial melakukan berbagai cara dan upaya. Bahkan hal-hal yang tidak layak pun turut dilakukan agar ia menjadi terkenal.

Maka tidak heran kalau banyak konten (isi) media sosial terpenuhi dengan pesan-pesan yang merusak moral. Seperti mempublikasi (memasukan) foto yang menjadi sumber perhatian lawan jenis dan bahkan ada lebih parah daripada itu.

Munculnya fenomena berlomba-lomba biar terkenal di media sosial sangat memperhatinkan. Karena bukan saja merusak moral namun juga bisa terjadi yang namanya kriminalitas seperti penculikan dan penipuan pada anak-anak. Hal inilah yang membahaya bagi anak dibawah umur menggunakan media sosial.

Karena itu bijaknya kita tidak melakukan hal-hal yang tidak pantas di media sosial agar terkenal. Kita cukup menyebarkan hal-hal kebaikan di media sosial. Lebih baiknya lagi kalau kita tidak dikenal dunia tapi terkenal dilangit.

Dari itu Sahabat semua kita tidak perlu ikut bermain media sosial semisal tik-tik dengan gaya-gaya-an atau mempublikasikan hal-hal yang tidak elok di media sosial lainnya. Karena hal tersebut bukanlah suatu kebaikan. Alangkah baiknya kalau Sahabatnya fokus pada hal bermanfaat atau juga bisa mengisisi waktu luang bersama keluarga atau sahabat terdekat.

Selain itu sahabat juga bisa menonton ceramah-ceramah ustadz di Media, jika memang lagi tidak ada kerjaan. Follow lah akun-akun yang memberikan manfaat kepada kita baik itu yang sesuai dengan bakat kita atau yang banyak memberikan ilmu kepada kita. Daripada mengikuti akun-akun artis yang sebagian besarnya isinya merusak moral kita.

SHARE THIS

Author:

Penulis merupakan penulis bebas dan juga penggiat blockchain dan Cryptocurrency. Terima Kasih sudah berkunjung ke Blog Saya, bebas copy paste asal mencantumkan sumber sebagaimana mestinya.

0 comments: